Minggu, 26 Juni 2011
Selasa, 21 Juni 2011
My Personality
Kemaren kemaren saya tanya sama temen yg lagi baca buku kepribadian, tipe saya itu tipe apa. Dia bilang melankolis. Nah pas saya googling ternyata melankolis itu emang mirip banget sama sifat sifat saya. Hmm, ini uraian nya
Orang melankolis adalah orang yang serius dan
tertutup, namun cerdas dan sangat kritis dalam
berpikir. Mereka mengerjakan suatu hal lebih tekun,
memahami sesuatu setahap demi setahap, menjalani
sebagian hidupnyu dengan sangat serius. Mereka
mampu menganalisis suatu keadaan dengan jauh lebih
baik, memiliki kemampuan luar biasa dalam “melihat di
balik layar”, tingkat ketelitian dan ketajaman analisisnya
tinggi. Mereka mengikuti perencanaan dan
mengikutinya dengan sangat hati-hati.
Orang melankolis sangat hati-hati, teliti, suka curiga,
tidak senang membuat kesalahan, senang dengan
detail, menyukai data, fakta, angka-angka dan grafik.
Mereka taat mengikuti instruksi dengan seksama, tidak
suka mendesak, tidak perlu menjadi pemimpin, senang
berada di sekeliling orang yang ramah dan terbuka.
Orang melankolis senang menjadi benar bukan karena
mereka merasa lebih baik daripada orang lain, tetapi
mereka hanya ingin menjadi benar, dan hasil kerjanya
harus benar dan baik. Mereka sangat konsisten, tidak
pernah salah dalam menyampaikan detail suatu cerita,
cenderung conformist (orang yang suka mengikuti apa
yang dilakukan oleh banyak orang), dan selalu ingin
meningkatkan kinerjanya.
Orang melankolis mempunyai perasaan yang sangat
halus, tidak mau menyinggung perasaan orang lain,
menyimpan kemarahan dan dendam mereka untuk
waktu yang sangat lama. Mereka selalu berorientasi
pada jadwal, menentukan standar yang sangat tinggi,
bersifat perfeksionis, sangat terorganisir dan tertib.
Mereka sangat analitis tapi sering buruk dalam
melakukan sintesis, jarang salah dan selalu melakukan
pemeriksaan ulang, sangat sensitif, sangat idealis, ingin
mnjadi yang terbaik, mencari yang terbaik, berusaha
mendapatkan yang terbaik. Orang melankolis sangat
kuat memegang prinsip dan keyakinannya, tekun
dalam mengejar cita-cita yang ingin mereka capai, rela
berkorban, bekerja tak kenal lelah untuk menghasilkan
suatu pekerjaan yang baik, lebih mementingkan tugas
daripada diri mereka sendiri, dan juga sangat rapi.
Orang melankolis sangat terpusat pada diri mereka
sendiri, kurang memiliki fleksibilitas dalam membangun
suatu hubungan interpersonal yang hangat. Mereka
sering sekali murung, cenderung melihat hal-hal yang
salah daripada hal-hal yang benar, sering keliru
membaca orang, sikap mereka cenderung kaku, suka
berteori, tidak suka bersosialisasi, suka melindungi
dirinya sendiri, dan sangat segan mencoba hal-hal
baru. Sangat sulit bagi oang melankolis untuk
melakukan konsultasi atau terapi bagi persoalan
pribadinya, dan tidak mudah untuk memaafkan orang
yang pernah melakukan kesalahan pada mereka. Sumber:
ahli.wordpress.com
Nah, mirip ga? Engga ya? Yauda! Haha
Cuma pengen share aja sih. Baca ini jugaaa
, kalo ini cara menyesuaikan diri dengan orang orang melankolis ;)
-Ketahuilah bahwa mereka sangat perasa dan mudah sakit hati.
-Sadarilah bahwa mereka diprogram dengan sikap pesimistis.
-Pujilah mereka dengan tulus dan penuh kasih sayang.
-Terimalah kenyataan bahwa kadang-kadang mereka menyukai
kesunyian.
Sumber: google
Katanya siiih, sifat-sifat yang bagus terus dipelihara, kalo bisa ditingkatin. Kalo yang jelek sebisa mungkin dihindarin hmm. Bisa bantu? ._.
Jenuh
Setelah mengais terlalu dalam
Terlalu jauh
Uluran tangannya
Terlalu elok untuk kuabaikan
Sabtu, 14 Mei 2011
Karangan pendek
Mataku masih ditutup oleh kain. Dari telingaku terdengar suara angin yang semakin malam semakin mendayu. Kata dia, dia akan membawaku ke suatu tempat, dengan syarat aku mau menutup mataku sampai tempatnya sampai. Aku hanya mengangguk perlahan sambil menahan degub jantungku yang semakin tak terkendali. Dan sekarang tanganku sedetikpun tidak lepas dari genggaman tangannya. Jantungku pun tak berhenti membunyikan genderangnya.
Setelah aku mendengar motornya tidak bersuara lagi. Tangannya mulai melepaskan tanganku. Dia bilang “Jangan turun dan membuka kainnya, aku yang akan menuntunmu”. Aku menurut. “Pelan pelan ya?” dia mengarahkanku. Setelah itu, dia menuntunku beberapa meter dari tempat motornya parkir tadi. Tiba tiba aku merasa sangat nyaman. Lalu perlahan dia membukakan kain yang ada di mataku. Buram. Kelamaan aku dapat melihat jelas. Subhanallah. Aku melihat cahaya lampu perkotaan yang berwarna warni bercampur gedung tinggi yang sebagian lampu nya hidup. Aku melihat bentangan langit bertabur bintang. Dan disamping aku dan dia ada 2 buah kursi dan 1 meja. Aku beralih kemeja itu. Lalu dia mengikuti sambil berkata “Silahkan duduk”. Dia menarik kursi sehingga aku dapat duduk. Diatas meja itu terdapat 2 lilin, 2 piring, 2 pasang sendok garpu, 2 buah celemek, 2 buah gelas berisi air mineral, dan diatas piring terdapat sepotong pizza keju kecil. Aku masih terkejut dengan ini semua. Lalu dia berkata “Ayo dimakan” sambil menebar senyuman khas nya. Aku makan perlahan. Saat ini aku sangat bahagia. Tapi terasa sangat kaku. Jujur aku sangat terkejut sehingga pikiranku pun ikut melayang.
Makanku habis. Tiba tiba ia meraih tanganku. Kami terdiam saling menatap satu sama lain. Tatapannya sungguh dalam. Cukup lama. Aku berdehem dan berkata “Terimakasih kejutannya”. Dia tersenyum lalu menjawab “Selamat… ulang… tahun”. Aku tersentak. Ulang tahunku kemarin lusa. Waktu itu dia hanya mengirimkan sms berbunyi Selamat ulang tahun, semoga semakin dewasa J . “Iyaa, terimakasih lagi”. Dia menggenggam tanganku lebih erat. Lalu ia menunduk. Kembali menatapku lagi. Aku terdiam menunggu nya. Seolah ia akan berkata sesuatu. “I love you..” kata dia sambil menyodorkan setangkai mawar putih. Aku melayang sejenak. Kembali ke bumi dengan perasaan sungguh bahagia. Aku menitikan air mata dan berkata “I love you too..”
Setelah adegan bahagia tadi aku dan dia merebah kan badan kami ke tanah dan mencoba menikmati taburan bintang. “Apa ada yang lebih indah dari ini?” tanyanya. Aku hanya tertawa kecil. Asal bersamamu semuanya akan baik…